Meneladani Semangat Hijrah, MTsN 13 Pesisir Selatan Gelar Ceramah Agama Peringati 1 Muharram 1448 H
Batang Kapas, Humas -- Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, MTsN 13 Pesisir Selatan menggelar kegiatan ceramah agama yang berlangsung khidmat di teras madrasah pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, majelis guru, dan tenaga kependidikan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan serta meneladani semangat hijrah Rasulullah SAW.
Acara diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi yang menjadi penyejuk hati sekaligus penuntun langkah dalam kehidupan. Lantunan ayat suci Al-Qur'an dibacakan oleh Isyak Maulana dengan saritilawah yang dibawakan oleh Raisa Assyifa Qolby. Penampilan keduanya menghadirkan suasana religius yang menambah kekhusyukan kegiatan.
Setelah itu, peserta disuguhkan penampilan Kasidah Rebana MTsN 13 Pesisir Selatan yang dibina oleh Siska Nelia Silwita. Dengan iringan rebana dan lantunan syair-syair Islami, penampilan tersebut berhasil memukau hadirin dan menambah semarak peringatan Tahun Baru Islam.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala MTsN 13 Pesisir Selatan, Zulhendri. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta didik untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh serta mengambil hikmah dari materi yang akan disampaikan.
"Saya berharap seluruh peserta didik mengikuti kegiatan ini dengan baik, mendengarkan dengan seksama apa yang disampaikan oleh ustadz, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari," pesan Zulhendri.
Memasuki acara inti, Ustadz Noberli menyampaikan ceramah agama yang mengangkat tema hijrah Rasulullah SAW. Dalam tausiyahnya, beliau menjelaskan bahwa salah satu alasan Nabi Muhammad SAW berhijrah dari Mekah ke Madinah adalah karena selama 13 tahun berdakwah di Mekah, beliau dan para pengikutnya mendapatkan berbagai perlakuan buruk dari kaum kafir Quraisy.
Selain menjelaskan makna hijrah, Ustadz Noberli juga menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan agama dalam kehidupan. Menurut beliau, ilmu dan agama merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
"Ilmu tanpa agama adalah buta, sedangkan agama tanpa ilmu adalah lumpuh," ungkap Ustadz Noberli di hadapan para peserta didik.
Beliau juga mengingatkan peserta didik untuk senantiasa berbakti dan menghormati guru yang merupakan orang tua di sekolah. Menurutnya, keberkahan ilmu akan sulit diperoleh apabila seorang peserta didik tidak menghormati gurunya.
"Guru adalah orang tua kalian di sekolah. Jika melawan kepada guru, maka keberkahan ilmu yang dipelajari tidak akan diperoleh," tegasnya.
Setelah ceramah agama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan puisi oleh Azahra Marta yang membawakan puisi penuh makna dan inspirasi. Acara kemudian ditutup dengan penampilan story telling oleh Salsabila Ayu Hanifah yang berhasil menarik perhatian peserta melalui penyampaian cerita yang edukatif dan menghibur.
Melalui kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H ini, diharapkan seluruh warga MTsN 13 Pesisir Selatan dapat meneladani semangat hijrah Rasulullah SAW, meningkatkan kualitas keimanan dan akhlak, serta menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Share to :
MTSN 13 PESISIR SELATAN